Mari kita mengandai-andai sayang.

Malem malem kosong di Makassar, ingin tidur tapi mata ga mw terpejam, dan otak gak mau berhenti berfikir, baca baca twitter, ngeliat account amrazing dan baca bionya. Not everything you read is true. Bener jugak. Di dunia ini ada banyak kisah fiksi. Dan gw terfikir untuk menuliskan sebuah kegalauan 😀
***
Aku dan kamu adalah dua orang yang tak suka dengan kata andai, bila, kalau, mempertanyakan sesuatu yg tidak mungkin bisa kita ubah. Kau dan aku adalah dua orang yang tidak pernah menyesal, untuk beberapa hal kita sangat mirip, beberapa hal lainnya kita sangat berbeda. Aku orang yang selalu menjalani kesempatan yang ada, memilah, memilih dan menjalani. Kamu orang yang telah merasa lelah.
Aku percaya kau meninggalkanku bukan karena kau tak mencintaiku lagi ataupun telah jatuh cinta pada wanita lain.
Aku percaya bahwa kau menyerah karena kau tahu tak ada akhir bahagia untuk kita dan kau tidak ingin menunda melihat ujung dari perjalanan kita.
image
*credit pic dari twitter entah siapa

Kadang aku tak bisa menghindar dari mempertanyakan kesungguhanmu. Lalu aku yang tak suka berandai andai ini memilih untuk berhenti sejenak. Andaikan aku dan kau bisa bersama, akankah kau tetap dijalan ini? Akankah kau tetap menggenggam tanganku? Akankah malam-malam panjang ini kita isi dg aku berada di pelukanmu? Lalu seiring pertanyaan pertanyaanku aku utarakan padamu, kamu menatapku teduh, lalu berkata. Udah jangan mikir macem-macem, jangan berisik, peluk aja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s